Tokoh
Lasem – Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai Kompleks Perguruan Muhammadiyah Lasem pada Sabtu (03/01/2026). Kedatangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamen Dikdasmen RI) dalam rangka peresmian gedung Perpustakaan dan UKS disambut dengan atraksi istimewa dari Tapak Suci Putera Muhammadiyah SDA MULIA.
Sejak rombongan tiba di lokasi, para siswa anggota Tapak Suci tampil percaya diri dengan jurus-jurus terbaiknya. Gerakan yang kompak, penuh disiplin, serta diiringi semangat khas Tapak Suci berhasil memukau tamu undangan dan menambah khidmat rangkaian acara peresmian fasilitas pendidikan tersebut.
Atraksi Tapak Suci ini menjadi simbol karakter pendidikan yang dikembangkan di SDA MULIA, yakni menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan pembentukan akhlak, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Wamen Dikdasmen RI tampak memberikan perhatian khusus terhadap penampilan para siswa dan menyampaikan apresiasi atas pembinaan karakter yang ditanamkan sejak usia sekolah dasar.
“Pendidikan tidak hanya tentang literasi dan numerasi, tetapi juga tentang karakter, kedisiplinan, serta pembentukan kepribadian siswa. Apa yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa sekolah Muhammadiyah mampu menghadirkan pendidikan yang utuh,” ungkap Wamen Dikdasmen RI di sela kegiatan.
Kepala SDA MULIA menyampaikan bahwa keterlibatan Tapak Suci dalam penyambutan tamu kehormatan ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan wujud nyata pendidikan karakter yang terus ditanamkan di sekolah. Tapak Suci, sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan, menjadi media pembinaan mental, spiritual, dan fisik siswa.
“Melalui Tapak Suci, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan akhlak mulia. Alhamdulillah, hari ini anak-anak bisa menunjukkan hasil dari proses pembinaan tersebut di hadapan tokoh nasional,” tuturnya.
Peresmian gedung Perpustakaan dan UKS di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Lasem menjadi momentum penting dalam penguatan sarana pendidikan dan kesehatan siswa. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan budaya literasi sekaligus mendukung layanan kesehatan sekolah yang lebih optimal.
Kemeriahan penyambutan dengan jurus Tapak Suci menjadi penanda bahwa pendidikan di SDA MULIA tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan karakter Islami, disiplin, dan semangat berprestasi. Momen ini sekaligus mempertegas komitmen sekolah Muhammadiyah di Lasem untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul bagi masa depan bangsa.
Lasem – SD Aisyiyah Multilingual Lasem mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Pada Sabtu (03/01/2026), sekolah yang dikenal dengan penguatan karakter Islami dan pembelajaran multilingual ini menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamen Dikdasmen RI) dalam rangka meninjau langsung praktik pendidikan di satuan pendidikan dasar.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh pimpinan sekolah, para guru, siswa, serta perwakilan Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah setempat. Sejak memasuki lingkungan sekolah, Wamen Dikdasmen RI tampak antusias menyapa para siswa, mengamati proses pembelajaran di kelas, hingga meninjau berbagai program unggulan yang menjadi ciri khas SD Aisyiyah Multilingual Lasem.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Dikdasmen RI memberikan apresiasi terhadap model pendidikan yang diterapkan. Menurutnya, SD Aisyiyah Multilingual Lasem berhasil memadukan pendidikan akademik, penguatan karakter, nilai-nilai keislaman, serta penguasaan bahasa asing dalam suasana belajar yang ramah anak dan inspiratif.
“Sekolah seperti ini menunjukkan bahwa pendidikan dasar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, literasi, spiritualitas, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional,” ujar Wamen Dikdasmen RI dalam sesi dialog bersama guru dan pengelola sekolah.
Kepala SD Aisyiyah Multilingual Lasem menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa perhatian dari pemerintah pusat menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kunjungan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pendidikan terbaik bagi generasi masa depan,” ungkapnya.
Selain meninjau proses belajar mengajar, Wamen Dikdasmen RI juga berdialog dengan para guru terkait tantangan pendidikan dasar, penguatan kurikulum, serta pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat.
Kunjungan ini semakin menegaskan posisi SD Aisyiyah Multilingual Lasem sebagai salah satu sekolah dasar yang diperhitungkan di tingkat nasional. Dengan komitmen pada mutu pendidikan, karakter Islami, serta wawasan global, sekolah ini terus berupaya mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.




