Lasem – SD Aisyiyah Multilingual Lasem (SDA MULIA) tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci Kabupaten Rembang. Persiapan dilakukan melalui seleksi internal yang digelar pada Rabu, 19 November 2025, melibatkan peserta didik dari kelas I hingga kelas III.
Tapak Suci, organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang bela diri dan berdiri sejak tahun 1963 di Yogyakarta, merupakan salah satu ekstrakurikuler wajib di SDA MULIA selain Hizbul Wathan. Kegiatan latihan rutin dilaksanakan setiap hari Rabu. Antusiasme siswa cukup tinggi, terlebih karena kegiatan ini umumnya dilakukan di luar kelas. Namun, ketika hujan atau saat proses seleksi, latihan dipindahkan ke dalam ruangan agar lebih kondusif.
Kejurda Tapak Suci Kabupaten Rembang tidak hanya diikuti oleh sekolah-sekolah dari Rembang, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Pati, Blora, dan Kudus. Ajang ini menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan minat dan bakat khususnya dalam bidang seni bela diri. Sekolah berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi pendekar yang tidak hanya tangguh di arena, tetapi juga berakhlak baik, kuat iman, dan selaras dengan nilai Islam Berkemajuan.
Pihak sekolah menegaskan bahwa Tapak Suci bukanlah wadah untuk menumbuhkan kesombongan atau arogansi. Sebaliknya, seni bela diri ini mengajarkan kedisiplinan, kerendahhatian, solidaritas, dan keterampilan membela diri secara benar. Dengan demikian, para siswa dapat tumbuh menjadi teladan melalui akhlak dan perilaku sehari-hari.

Tidak ada komentar: