Program ini bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter disiplin, sabar dan berakhlak mulia. Setiap pagi, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, para siswa berkumpul dalam kelompok kecil atau halaqah, dipandu oleh guru pembimbing yang telah memiliki kompetensi dalam bidang tahfidzul Qur’an.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menghafalnya dengan penuh kesadaran dan cinta,” ujar Ustadz Ziyadul Muttaqin, M.Pd, salah satu guru pembimbing tahfidz. “Melalui halaqah terbimbing, setiap anak mendapatkan perhatian sesuai kemampuan dan tingkat hafalannya.”
Dalam kegiatan ini, siswa dibagi berdasarkan juz atau surat yang sedang dihafalkan. Guru memantau bacaan, memperbaiki tajwid, dan memberikan motivasi. Selain itu, sekolah juga menerapkan sistem setoran hafalan dan penilaian harian untuk menjaga konsistensi serta semangat anak-anak dalam menghafal.
Kepala Sekolah SD Aisyiyah Multilingual Lasem, Bapak Moh Rifqi Akmal Fauzi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang berwawasan global.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul dalam akademik dan bahasa, tetapi juga memiliki dasar spiritual yang kuat. Itulah sebabnya pembimbingan hafalan Al-Qur’an menjadi kegiatan inti di sekolah kami,” ungkapnya.
Selain kegiatan rutin di sekolah, SD Aisyiyah Multilingual Lasem juga mengadakan tasmi’ hafalan secara berkala, di mana siswa berkesempatan memperdengarkan hafalannya di depan teman-teman dan guru. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan rasa percaya diri, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan semangat belajar bersama.
Dengan dukungan penuh dari guru, orang tua, dan lingkungan sekolah yang islami, diharapkan program halaqah terbimbing ini dapat melahirkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an, cerdas dan berakhlak mulia. (admin)

Tidak ada komentar: